neniafrima

The greatest WordPress.com site in all the land!

DISIPLIN PADA ANAK 13 Desember 2012

Filed under: Tak Berkategori — neniafrima @ 11.40

JENIS DISIPLIN YANG DITERAPKAN PADA ANAK-ANAK

Gambar

Disiplin merupakan cara masyarakat atau orang tua mengajrkan kepada anak-anak perilkaku moral yang nantinya dapat diterima oleh lingkungan sekitarnya. Kebanyakan orang tua menegakkan kedisiplinan kepada anak-anak untuk mengjarkan kpada anak-anaknya mengenai nperilaku yang baik dan man perilaku yang tidak baik sehinnga mendorong anak untuk mamp[u berperilaku sesuai dengan standar-standar yang telah ada sesuai dengan norma-norma yang berlaku dan moral yang baik.

Saat ini terdapat tiga jenis disiplin yang diterpakan kepada anak-anak oleh lingkungannya

  1. Disiplin otoriter

Ini merupakan bentuk disiplin tradisional. Dalam disiplin yang bersifat otoriter ,orang tua dan pengasuh yang lain menetapkan peraturan-peraturan dan memberi tahu anak bahwa ia harus mematuhi peraturan-perturan tersebut. Tidak ada usaha untuk menjelaskan kepada anak,mengapa ia harus patuh dan padanya tidak diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapat tentang adil tidaknya peraturan-peraturan  apakh peraturan-peraturan itu masuk akal atau tidak.

Kalau anak tidak mengikuti peraturan ,ia akan dihukum  yang sering kali kejam  dan keras yang dianggap sebagi cara untuk mencegah pelanggaran peraturan dimasa mendatang.Anak yang sudah mematuhi aturn tidak perlu diberikan hadiah karena pemberian hadiah dipandang dapat mendorong anak untuk mengharapkan sogokan agar melakukan sesuatu yang diwajikapkan dalam lingkungannya.

2. Disiplin yang lemah

Disiplin yang lemah berkembang sebagai proses terhadap disiplin otoriter yang banyak dialami oleh banyak orang dewasa dalam masa kanak-kanaknya.anak tidak diajarkan peraturan peraturan ,ia tidak dihukum karena sengaja melanngar peraturan,juga tidak ada hadiah bagi ank yang berperilaku sosial baik.

3. Disiplin demokratis

Kecenderungan untuk menyenangi disiplin yang berdasrkan prinsip-prinsip demokratis sekarang meningkat. Prinsip demikian menekan hak anak untuk mengetahui mengapa peraturan –peraturan dibuat dan memperoleh kesempatan mengemukakan pendapatnya sendiri bila ia menganggap perturan itu tidak adil.

Diusahakan anak mengerti apa arti perturan-[eraturan  dan mengapa kelompok siosial mengharapkan anak mematuhi perturan tersebut. Dalam disiplin demokratis  hukuman disesuaikan dengan kejehatn dalam artian diusahakan agar hukuman yang diberikan berhubungan dengan kesalahan perbuatannya,tidak lagi diberikan hukuman badan. Penghargaan terhadap usaha-usaha untuk menyesuaikan dengan harapan sosial yang tercangkup dalam peraturan-peraturan diperlihatkan melalui pemberian hadiah terutama dalm bentuk pujian dan pengakuan sosial.

sumber: Buku Psikologi perkembangan,

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s